• SMP ISLAM SUNANGIRI SALATIGA
  • "Raihlah ilmu dan untuk meraih ilmu, belajarlah untuk tenang dan sabar."

Beraksi Hari ini Demi Bumi Esok bersama Siswa SMP Islam Sunan Giri

Dalam rangka meningkatkan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan lingkungan, SMP Islam Sunan Giri Salatiga mengadakan projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan topik “Gaya Hidup Berkelanjutan, Beraksi Hari Ini Demi Bumi Esok” yang mana kegiatan ini telah berlangsung pada Senin, 14 Oktober 2024 hingga Sabtu, 19 Oktober 2024. Gaya   Hidup   Berkelanjutan   adalah   sebuah   tantangan   global   yang   mempengaruhi semua orang, dan di seluruh bagian dunia. Dengan mengacu kepada salah satu tujuan dalam rencana aksi global mengenai Gaya Hidup Berkelanjutan, dan kepada dimensi Profil Pelajar Pancasila, projek “Beraksi Hari Ini Demi Bumi Esok” bertujuan untuk membentuk murid memiliki kesadaran bahwa mereka adalah bagian dari warga dunia (global   citizen)   yang   dapat  berkontribusi   untuk   menjaga   kelestarian  lingkungan dan melakukan aksi menjalani gaya hidup ramah lingkungan dan berkelanjutan. Projek ini juga mempunyai tujuan untuk menguatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi kelangsungan hidup di masa depan.

Projek diawali dengan menanam tanaman hias, buah dan toga merupakan proyek yang didasari atas permasalahan yang masih sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah, yaitu kurangnya pemanfaatan lahan kosong menggunakan tanaman produktif. Selain itu terciptannya lingkungan sekolah yang hijau dan asri dapat meningkatkan kenyamanan siswa saat belajar di sekolah. Proyek ini merupakan bentuk aktualisasi dari pembiasaan dan pembudayaan karakter siswa yang mencintai lingkungan. Potensi alam yang banyak tersedia di sekitar sekolah yaitu berupa tanah yang subur, iklim yang mendukung, air yang melimpah, merupakan faktor utama yang mendukung dilaksanakannya projek ini.

Siswa juga diajarkan untuk membuat pupuk kompos alami yang dibuat dari sampah organik yang dikumpulkan dari lingkungan sekitar sekolah. Siswa diperkenalkan dengan bahan-bahan alami untuk membuat pupuk dan tahap-tahap yang harus dilakukan untuk menghasilkan pupuk kompos yang selanjutnya dapat mendukung pertumbuhan tanaman yang ditanam di lingkungan sekolah.

Kegiatan selanjutnya adalah pengolahan sampah menjadi barang atau benda yang bermafaat. Pada projek ini hasil yang diharapkan berupa Dalam projek ini siswa juga belajar bagaimana peduli terhadap lingkungan terkait sampah yang dapat diolah menjadi barang/benda yang lebih bermanfaat. Pada projek ini siswa diarahkan untuk membuat “Wayang Sampah” yang sekaligus akan dijadikan produk khas SMP Islam Sunan Giri. Sampah yang digunakan adalah kardus dan sampah botol plastik yang kemudian dional sedemikian rupa sesuai dengan kreativitas siswa menjadi wayang baik bentuk wayang kulit maupun wayang golek. Kegiatan tersebut sekaligus untuk mengenalkan kembali siswa pada tokoh-tokoh wayang sebagai identitas seni kebudayaan jawa yang sudah banyak ditinggalkan pada zaman modern ini.

Kegiatan projek diakhiri dengan pameran kelas dan produk setiap kelas dengan menunjukan hasil pengolahan sampah menjadi wayang sampah dan hiasan kelas yang berasal dari sampah. Pameran mempunyai tujuan agar jiwa kompetitif siswa tumbuh sehingga dapat merangsang kreativitas siswa dalam menghasilkan benda-benda hias unruk dilihat siswa-siswa yag lain.

Dengan dilaksanakannya serangkaian kegiatan di atas diharapkan siswa tidak hanya menjadi  pribadi yang pasif terhadap lingkungan namun siswa juga diharapkan menjadi pelaku dalam program peduli lingkungan yang dimulai dengan mengenali, melakukan dan menjaga lingkungan agar tetap lestari untuk kehidupan di masa mendatang sesuai dengan topik projek penguatan profil pelajar pancasila dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan, Beraksi Hari ini Demi Bumi Esok”.

 

Komentari Tulisan Ini